Makanan Sehat Dan Makanan Tidak Sehat

Makanan sehat adalah makanan yang seharusnya mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tubuh memerlukan berbagai macam nutrisi agar dapat tetap sehat dan pertumbuhan dapat berjalan dengan optimal. Syarat makanan yang sehat (4 sehat 5 sempurna), yaitu bersih, memiliki gizi yang baik dan seimbang. Keseimbangan makanan sehat adalah makanan yang memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak dan vitamin,.Kita bisa mengonsumsi beragam jenis makanan sehat, tanpa terbatas pada satu jenis saja. Mengonsumsi berbagai jenis makanan bisa memberikan nutrisi yang berbeda, sehingga gizi yang diperlukan oleh tubuh bisa terpenuhi
Contoh Makanan Sehat :
Oatmeal
Oatmeal merupakan makanan super atau superfood yang tinggi serat dan sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Selain nutrisinya yang lengkap, sarapan dengan makanan ini dapat menjaga kenyang hingga saat makan siang.Namun untuk mendukung aktivitas seharian, siapkan menu sarapan oatmeal dengan campuran susu dan madu agar lebih enak dan lezat. Sarapan ini juga mampu memberikan energi yang cukup untuk Anda yang sibuk.
Ubi
Jenis umbi-umbian juga termasuk makanan sehat dan bergizi yang merupakan sumber energi yang kaya nutrisi. Makanan ini bisa menjadi pengganti nasi yang sebenarnya kurang sehat.Ubi banyak mengandung vitamin B6, C, kalium, mangan, dan mineral lain yang sangat dibutuhkan tulang dan meningkatkan imunitas tubuh Ubi juga menjadi sumber vitamin A yang penting untuk kesehatan mata.
Telur
Telur juga dikenal kaya nutrisi
yang dibutuhkan tubuh. Makanan ini baik untuk melindungi kulit, kesehatan mata,
dan memberikan sumber energi untuk aktivitas seharian.
Yogurt
Yogurt diketahui kaya probiotik
yang baik menjaga sistem pencernaan. Makanan ini juga mengandung protein,
vitamin B12, kalsium, kalium, zinc, dan fosfor. Agar terasa enak, bisa
ditambahkan madu atau buah.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan juga termasuk
makanan sehat dan bergizi yang penting untuk tubuh. Selain mampu menjaga
kesehatan jantung, kacang juga kaya serat dan antioksidan yang baik untuk
menjaga pencernaan dan mencegah penyakit.
Makanan tidak sehat adalah berbagai
jenis atau bahan makanan yang mengandung gizi tidak seimbang. Umumnya, makanan
tidak sehat hanya mengandung sedikit zat dan sedikit serat yang dibutuhkan
untuk perkembangan tubuh. Selain itu, apabila dikonsumsi secara berlebihan maka
akan menimbulkan berbagai dampak negatif. seperti timbulnya penyakit,
menghambat perkembangan tubuh, mengurangi kecerdasan otak, mengurangi fungsi
gerak anggota badan, bahkan dapat menimbulkan kematian.Selain perlu mengonsumsi
makanan sehat, kamu juga harus mengenali makanan yang sebaiknya dihindari
karena dapat memicu gangguan kesehatan. Makanan tersebut, antara lain:
Contoh Makanan Tidak Sehat :
Daging Babi
Daging babi atau biasa disebut
dengan bacon yang merupakan salah satu makanan favorit di Amerika Serikat ini
ternyata berbahaya bagi tubuh karena mengandung nitrat dan nitrit. Dua
kandungan tersebut ternyata sangat erat kaitannya dengan kanker dan penyakit
darah. Selain itu bacon juga memiliki kadar lemak jenuh dan tak jenuh sebesar
kadar kandungan sodiumnya yaitu 150 miligram per iris.
Permen dan Manisan
Seperti yang Anda tahu bahwa
permen atau menisan memiliki kadar gula yang tinggi sehingga dapat menyebabkan
kerusakan gigi, menaikkan berat badan hingga diabetes bila terlalu banyak
mengonsumsinya. Jadi sebaiknya dibatasi dalam pengonsumsi permen atau manisan
sebanyak 1 atau 2 buah permen sehari untuk anak-anak maupun orang dewasa untuk
menurunkan resiko yang mungkin ditimbulkan.
Produk Susu
Sebagian besar menganggap bahwa
produk-produk yang terbuat dari susu seperti keju, yogurt dan mentega adalah
sesuatu yang baik dikonsumsi oleh tubuh. Namun tidak demikian bila kadar
pengonsumsian terlalu berlebihan. Efek yang ditimbulkan bermacam-macam, seperti
perut kembung, mual, dan gangguan saluran pencernaan.
Gorengan
Yang dimaksud dengan gorengan di
sini adalah jenis makanan apapun yang proses memasaknya dengan cara digoreng.
Banyak resiko yang ditimbulkan oleh makanan yang digoreng, antara lain penyakit
jantung, diabetes, gastroenteritis, obesitas, memperlambat tingkat metabolisme,
dll. Gorengan mungkin favorit bagi semua orang tapi juga beresiko tinggi bila
dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.
Makanan Cepat Saji
Meskipun banyak yang sudah
memahami bahaya dan resiko dari makanan cepat saji, masih banyak yang
menjadikan jenis makanan ini menjadi santapan sehari-hari. Salah satu efek
utama dari mengonsumsi makanan cepat saji adalah obesitas yang selalu
menyebabkan penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Selain itu juga menyebabkan
luka pada dinding lambung dalam saluran pencernaan.
Coklat
Coklat memang dianggap sebagai
makanan yang memberikan efek positif bagi tubuh yang mengonsumsinya. Namun,
ternyata tidak itu saja. Coklat juga dapat memberikan resiko bagi kesehatan
kita. Satu bar coklat susu yang memiliki 1,55 ons atau 44 gram, mengandung 235
kalori, 13 gram lemak, dan 221 gram gula. Satu ons coklat biasa mengandung 156
kalori, 9 gram lemak dan 13 gram gula. Kandungan-kandungan tersebut dapat
beresiko obesitas dan gagal jantung bagi konsumen. Selain itu juga dapat
menimbulkan resiko diabetes dan gigi berlubang.
Minuman Bersoda
Minuman bersoda bisa ataupun diet
coke,sama-sama berbahaya bagi tubuh bila dikonsumsi berlebihan. Banyak yang
menganggap bahwa diet coke dapat menjadi alternatif minuman bagi Anda yang
sedang melakukan diet, namun itu salah! Sebuah studi yang memakan waktu hingga
sebelas tahun lamanya, Harvard mengadakan eksperimen yang menunjukkan seorang
wanita yang minum diet coke mengalami peningkatan dua kali lipat dalam
penurunan fungsi ginjal. Selain itu, ada peningkatan 34% pada sindrom
metabolik, peningkatan lemak perut dan kolesterol menyebabkan resiko gagal
jantung. Minuman bersoda juga cenderung mengikis enamel gigi Anda dan
membuatnya cepat rusak.
Sayur Kalengan
Meskipun sayuran adalah salah satu
makanan paling menyehatkan bagi tubuh, tapi tidak demikian dengan sayur
kalengan. Hal itu dikarenakan Bisphenol A yang merupakan senyawa organik yang
digunakan untuk membuat berbagai plastik dan ditemukan di sebagian besar produk
makanan kalengan. Bisphenol A dapat melindungi kaleng dari korosi logam dan
bakteri tapi juga dapat mengganggu perkembangan saraf pada janin, gangguan
endokrin, penyakit jantung dan kanker. Makanan kaleng juga menimbulkan risiko natrium
tinggi, terutama pada diet rendah garam.
Keripik Kentang
Keripik kentang yang menjadi
camilan favorit semua orang ternyata juga memiliki resiko bagi kesehatan
konsumennya. Efek yang ditimbulkan oleh keripik kentang adalah naiknya berat
badan, karena satu ons keripik kentang polos mengandung setidaknya 150 kalori.
Selain itu, keripik juga sangat rendah gizi dan memiliki kandungan natriumnya
dapat menyebabkan resiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, dll.
Terakhir, kandungan lemak yang tinggi dalam keripik kentang juga menyebabkan
kolesterol tinggi.
Popcorn Panggang
Camilan yang satu ini memang camilan favorit sebagai teman untuk nonton film. Tapi, ternyata popcorn juga beresiko untuk kesehatan Anda lo. Laporan dari BPOM bahwa terdapat perasa mentega palsu ditemukan pada popcorn. Selain itu dilaporkan juga bahwa wadah popcorn yang digunakan di microwive juga memiliki lapisan bahan yang rusak ketika dipanaskan. Kedua hal tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit paru-paru dan jantung. Maka dari itu, konsumen popcorn disarankan untuk membuat popcorn menggunakan kompor dan membumbuinya dengan minyak zaitun saja agar le
Komentar
Posting Komentar