TEKNOLOGI PANGAN
Nama : Oki Rangga Wijaya
NIM : 1022201016
Prodi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Universitas M.H. Thamrin
Tugas Makalah Komputer Dasar
Dosen : Irwan Abdullah, S.Kom., MM

Teknologi Pangan
Kata teknologi itu sendiri berasal dari kata “technologia ” atau bisa juga berasal dari kata “techno”. Makna dari kedua kata tersebut adalah keahlian dan pengetahuan. Definisi atau pengertian teknologi secara umum ialah ilmu yang berhubungan dengan alat atau mesin yang diciptakan untuk mempermudah manusia dalam menyelesaikan berbagai macam masalah atau pekerjaan yang terdapat di dunia. Penggunaan teknologi oleh umat manusia diawali dengan adanya pengubahan sumber daya alam menjadi berbagai macam alat-alat sederhana.
Mungkin sekarang kita sudah tidak asing lagi dengan teknologi. Karena, ia sudah menjadi kebutuhan bagi manusia. Dulu sebelum adanya teknologi, manusia mengerjakan sesuatu masih serba manual. Mulai dari mengirim surat, bekerja, dan lain sebagainya. Dulu manusia harus mengirim surat melalui kantor pos dan surat yang di kirim pun baru sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan kemudian. Tetapi semenjak teknologi telah diciptakan, semua pekerjaan manusia jadi lebih mudah. Sekarang untuk mengirim informasi hanya memerlukan waktu beberapa menit bahkan beberapa detik saja. Tidak hanya itu, pekerjaan manusia pun sudah banyak dikerjakan oleh mesin dan manusia hanya bertugas untuk mengoperasikan mesin tersebut.
Secara umum, ilmu teknologi pangan mempelajari segala proses pengolahan bahan pangan menjadi makanan yang bisa dikonsumsi. Proses yang disebut meliputi sortasi, pengawetan, pengemasan, distribusi, dengan menjaga dan memastikan hasil akhir aman untuk dikonsumsi dan tetap bergizi. Fokus utama dari ilmu teknologi pangan ialah pada panganan dalam kemasan. Meski demikian, kamu juga akan mendapat pengetahuan soal proses panganan lainnya.
Teknologi pangan merupakan teknologi yang digunakan dalam proses pengolahan pangan, mulai dari penanganan pascapanen, mengolah atau mentransformasi, mengemas, mengendalikan proses pengolahan, dan menangani bahan baku (raw material), produk dan limbahnya.Teknologi pangan adalah aplikasi ilmu pangan dalam sistem seleksi, pengawetan, pengolahan, pengemasan, distribusi, pemanfaatan bahan pangan yang baik, aman dan bergizi Ilmu pangan adalah ilmu dasar yang menggabungkan prinsip-prinsip ilmu biologi, kimia, fisika, dan teknik (engineering) yang digunakan untuk mempelajari karakteristik bahan pangan, mekanisme kerusakan dan pencegahannya serta dasar-dasar pengolahannya. Ilmu pangan sendiri memiliki beberapa percabangan yang masih memiliki keterkaitan dengan komponen ilmu pendukungnya. Oleh karena itu, ilmu pangan didukung oleh kimia, biokimia, rekayasa proses dan mikrobiologi pangan.

ASAL MUASAL ILMU TEKNOLOGI PANGAN (ITP)
Nicolas Appert telah menemukan cara untuk memproses makanan dalam kaleng. Saat itu metode yang digunakan belum berlandaskan teknologi. Di tahap selanjutnya muncul Louis Pasteur. Melalui risetnya untuk mencegah kerusakan fermentasi anggur akibat mikroba, ia mulai meletakkan dasar-dasar teknologi pangan. Melalui penemuannya akan proses yang kemudian dinamai pasteurisasi, Pasteur berhasil membunuh mikroba pada susu melalui pemanasan tanpa banyak merubah sifat susu. Sejak itu lahirlah beberapa macam metode pengolahan makanan yang semakin memperkaya teknologi pangan. Salah satunya antara lain pemadatan bahan makanan tertentu yang bisa diolah menjadi minuman hanya dengan diseduh seperti misalnya pada produk susu bubuk. Dengan demikian susu jadi mudah dikemas dan dikirim. Ini awal dari industri susu formula. Kini telah banyak sekali temuan yang menjadi lingkup studi jurusan ini.
Sifat-sifat Pangan
Sifat fisik bahan pangan memiliki hubungan erat dengan sifat dari bahan pangan itu sendiri, antara lain: sifat alometrik, tekstur, kekenyalan, koefisien gesek dan konduktivitas panas. Sifat fisik bahan pangan juga memiliki kaitan yang sangat erat dengan mutu bahan pangan karena dapat digunakan sebagai informasi dasar dalam menentukan tingkat metode penanganan dan atau bagaimana medesain peralatan pengolahan terutama peralatan pengolahan yang bersifat otomatis. Ada beberapa sifat fisik dalam bahan pangan meliputi: berat jenis, titik beku, titik gelatinisasi (proses pembengkakan granulapati pati, bilangan penyabunan dan indeks bias). Dengan kata lain sifat fisik bahan pangan berhubungan dengan karakteristik bahan dan komponennya.
Jenis Teknologi Tepat Guna Pengolah Bahan Pangan
1. Mesin Pengupas Kulit Jika dahulu untuk mengupas kulit kedelai, kopi, atau berbagai biji-bijian lainnnya harus menggunakan tangan, maka sekarang Anda bisa menggunakan mesin pengupas kulit yang lebih praktis.
2. Mesin Pengekstrak Minyak Beberapa jenis bahan pangan seperti biji kacang, wijen, kedelai, hingga beberapa buah-buahan seperti alpukat mampu menghasilkan minyak.
3. Mesin Penggiling Beras merupakan salah satu bahan makanan tinggi karbohidrat yang memiliki tingkat konsumsi yang tinggi di Indonesia
4. Mesin Penggiling Mie Mesin penggiling mie juga termasuk kedalam teknologi tepat guna yang sangat praktis karena bisa digunakan untuk membuat mie dalam waktu yang singkat dengan jumlah yang banyak.
5. Mesin Vacum Frying Mesin vacuum fring merupakan salah satu teknologi tepat guna yang biasa digunakan untuk memproduksi aneka olahan keripik terutama dari buah-buahan. Hal ini dikarenakan mesincacum fryng mampu menerapkan kondisi vacuum pada proses penggorengan sehingga keripik buah menjadi lebih tahan lama.
Hasil teknologi pangan
1. Tempe Tempe merupakan salah satu produk hasil teknologi pangan yang paling terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Makanan hasil bioteknologi konvensional itu dibuat melalui proses fermentasi kedelai oleh jamur dari genus Rhizoporus.
2. Roti Makanan pokok sebagian besar negara ini juga dihasilkan oleh teknologi pangan melalui teknik fermentasi.
3.Yoghurt dihasilkan dari fermentasi bakteri Streptococcus Termophilus, Streptococcus Lactis, dan Lactobacillus Bulgarius.
4. Keju berbahan dasar susu yang mengalami proses fermentasi.
5. cuka merupakan hasil dari oksidasi etanol yang dilakukan oleh bakteri Acetobacter.
6. TerasiTerasi dihasilkan dari proses fermentasi ikan atau udang.
7. Nata de coco Nata de Coco dihasilkan oleh bantuan bakteri yaitu bakteri Acetobacter Xylinum. Bakteri ini membantu fermentasi air kelapa.
Pemanfaatan ilmu teknologi dalam bidang pangan
Pada zaman yang serba canggih ini, perkembangan teknologi tumbuh dengan sangat pesat. Penguasaan terhadap teknologi komunikasi maupun informasi harus kita miliki dan pahami, jika tidak mau terlindas dan tergerus era yang kaya akan kompetisi. Semakin canggih teknologi, kebutuhan akan memahami teknologi semakin besar, apalagi teknologi informasi maupun komunikasi ini dapat memberikan kemudahan yang begitu besarnya dalam segala bidang, seperti dalam bidang pendidikan, perbankan, kedokteran, industri, pertanian dan sebagainya.
Teknologi informasi sangat banyak membawa kemudahan dan keuntunga tersendiri bagi masing-masing bidang. Salah satu contoh teknologi informasi komunikasi adalah internet. Dengan adanya internet, kita bisa menjelajah dunia tanpa batas. Melalui internet juga kita bisa tau segala informasi yang tersebar di seluruh dunia pun dapat kita lihat dengan mudahnya. Hal ini mengakibatkan, kerja kita lebih efektif dan efisien.
Teknologi pangan yang terus berkembang beberapa manfaat teknologi pangan adalah:
1. Memperpanjang waktu serta jumlah tersedianya bahan pangan.
2. Mempermudah penyimpanan serta distribusinya.
3. Menaikkan nilai tambah ekonomis yang berupa profit (keuntungan) maupun nilai tambah sosial berupa ketersediaan lowongan kerja yang lebih banyak.
4. Memperoleh produk hasil pertanian yang lebih menarik, misalnya: kenampakan, cita rasa, dan sifat-sifat fisik lainnya.
5. Tersedianya bahan limbah hasil pertanian yang mungkin masih dapat digunakan untuk memproduksi bahan lain seperti ampas tebu sebagai bahan pembuatan kertas, hardboard; kulit pisang dan jeruk yang dapat dipakai sebagai sumber pektin, dan lainlain.
6. Mendorong bertambahnya industri-industri nonpertanian yang menunjang industri pertanian seperti industri kimia, gelas, bahan pengepak, dan lain-lain.
Komentar
Posting Komentar