Makanan Nusantara Yang Bergizi
Nama : Oki Rangga Wijaya
Prodi : S1 Gizi
NIM : 1022201016
Makanan khas daerah memiliki kandungan gizi dan manfaat yang beragam, sesuai dengan bahan baku, bahan tambahan, dan teknik pengolahan yang digunakan. Bahan utama produk makanan khas daerah adalah bahan nabati/hewani, kandungan nutrisi utamanya adalah karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air.Jumlah komponen-komponen tersebut berbeda-beda terhadap masing-masing bahan, tergantung pada susunan, kekerasan, tekstur, cita rasa, dan warna.
Karbohidrat merupakan sumber kalori utama bagi manusia, umumnya terdapat pada bahan pangan golongan serelalia seperti; beras, gandum, dan umbi-umbian. Contoh makanan khas daerah yang mengandung karbohidrat adalah nasi liwet, nasi jamblang, getuk, dan lain-lain.
Protein memiliki fungsi utama sebagai zat pembangun. Umumnya terdapat pada hasil hewani seperti; daging, ikan, telur, susu, dan hasil nabati seperti kacang-kacangan dan hasil olahannya. Contoh makanan khas daerah yang banyak mengandung protein adalah telur asin, ayam betutu, bebek songkem, ayam lodho, dan lain sebagainya.
Lemak merupakan sumber tenaga kedua setelah karbohidrat dan dapat melarutkan vitamin A, D, E, dan K. Lemak dibedakan menjadi lemak yang dapat dilihat dan lemak yang tidak dapat dilihat. Lemak yang dapat dilihat seperti mentega, margarin, minyak goreng. Sedangkan minyak yang tidak dapat dilihat sepert lemak dari kacang tanah, lemak kemiri, kuning telur, susu. Contoh makanan khas daerah yang banyak mengandung lemak adalah; rendang daging, bika ambon, karena pada proses pembuatannya menggunakan santan kental.
Vitamin berfungsi untuk kelancaran metabolisme, menjadi daya
tahan dan kekebalan tubuh. Sumber vitamin dan mineral yang terdapat pada hasil
hewani seperti; danging, susu, telur, dan sumber vitamin dari hasil nabati
seperti sayur-sayuran dan buahbuahan. Contoh makanan khas daerah yang
mengandung vitamin adalah karedok, gado-gado, keripik pisang, keripik sanjay,
dan lain sebagainya.
KAREDOK
Karedok dapat dibilang merupakan makanan yang sehat karena
komposisinya terbuat dari sayuran-sayuran segar yang tidak dimasak sehingga
kandungan serat dan berbagai nutrisi lainnya masih utuh. Dalam masyarakat Sunda
sendiri, terdapat beberapa macam karedok, di antaranya adalah karedok biasa
(sayuran), karedok leunca, dan karedok kacang panjang. Karedok yang lebih familiar
adalah karedok sayuran.Untuk membuat karedok sayuran sendiri dibutuhkan
bahan-bahan sebagai berikut: kacang panjang muda, daun kol, tauge, terong
bulat, bengkoang, timun, daun surawung/kemangi dan emping goreng. Sedangkan
untuk membuat bumbu kacangnya kita memerlukan kacang goreng, cabai rawit, cabai
merah, kunyit, terasi, garam, gula merah dan air matang secukupnya. Cara
membuatnya pun sangat gampang, tinggal menghaluskan bahan-bahan bumbu kacang
itu dan mencampurnya dengan potongan-potongan sayuran di atas dan setelah
tercampur, tambahkan emping goreng di atasnya untuk menambah kenikmatan.
Ikan adalah satu dari sekian protein hewani yang banyak
manfaatnya bagi tubuh. Manfaat ikan bakar terdapat banyak sekali yang bisa kita
dapat jika mengonsumsi secara terus menerus.Apapun jenis ikannya, karena lemak
yang terdapat didalam ikan merupakan lemak tak jenuh, hal tersebut membuatnya
gampang untuk bisa dicerna oleh tubuh dengan baik. Kandungan Nutrisi Ikan yaitu
Omega-3, asam lemak, vitamin : B2 (riboflavin) dan D, fosfos, kalsium dan
Mineral : seng,zat besi, yodium, magnesium, dan kalium. Artikel ini akan
memberitahu Anda betapa banyaknya manfaat ikan bakar untuk kesehatan manusia. Salah
satu manfaat dari konsumsi ikan adalah mencegah timbulnya penyakit jantung.
Menurut sebuah pemeriksaan, suku bangsa Eskimo yang tinggal di Greenland
memiliki prevalensi dari pengidap penyakit jantung yang terendah.
Kandungan gizi pada kangkung lainnya adalah vitamin C. 100
gram kangkung mengandung 55 miligram vitamin C atau 92 persen dari jumlah
asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Vitamin C adalah antioksidan
yang larut dalam air dan membantu membebaskan oksigen dari radikal bebas,
sehingga membantu melindungi tubuh dari banyak penyakit. Konsumsi rutin makanan
yang kaya akan vitamin C bisa meningkatkan kesehatan jaringan ikat, rambut, dan
kulit. Selain itu, konsumsi vitamin C yang cukup juga bisa mencegah kekurangan
zat besi, anemia, memperlambat penuaan, dan mencegah kanker.
Kangkung juga merupakan sumber vitamin A yang baik, sama seperti sayuran berdaun hijau lainnya, seperti bayam dan kubis. 100 gram kangkung segar mengandung 6300 IU atau setara dengan 210 persen rekomendasi asupan harian vitamin A. Vitamin A penting untuk kesehatan tubuh, khususnya mukosa, kulit, rambut, dan penglihatan. Selain itu, vitamin A juga bekerja sebagai anti-kanker dan anti penuaan dini.Kangkung juga kaya akan vitamin B. Sayuran berdaun hijau ini mengandung beberapa vitamin B kompleks. Di dalam kangkung, terdapat 8 persen riboflavin, 5.5 persen niasin, 7 persen vitamin B-6, 14 persen asam folat, dan lainnya. Kelompok vitamin B kompleks ini penting untuk metabolisme tubuh. Sebagai tambahan, kangkung juga kaya akan mikronutrisi lainnya. Kangkung mengandung mineral seperti zat besi (21 persen), kalsium (8 persen), kalium (7 persen), magnesium (18 persen), mangan (7 persen), dan fosfor (5.5 persen).
SAYUR SUP
Sayur sup memiliki banyak kandungan gizi didalamnya karena
di dalamnya banyak jenis-jenis sayuran yang sehatuntuk tubuh. Kandungan gizi
dalam sup akan tetap lengkap ketika Anda menyantapnya. Sebab kamu tidak
membuang air rebusan yang digunakan untuk mematangkan sayur dan sumber protein
hewani dalam sup. Air kaldu yang kaya gizi ini sangat bermanfaat bila
dikonsumsi bersama dengan bahan isian sup lainnya. Selain itu, sayur sup kuah
bening kaya akan kandungan serat dan air yang bisa membuat Good People merasa
kenyang lebih lama. Ini bisa jadi salah satu program diet juga untuk Anda. Selain
itu, Anda jangan ragu untuk menggunakan aneka jenis rempah untuk bahan dasar
supmu, jangan ragu juga untuk menambahkan berbagai sayuran dan daging. Karena
rempah-rempah tersebut punya beragam khasiat untuk kesehatan tubuh. Bila
rempah-rempah dipadukan dengan sayuran dan sumber protein hewani, pasti seporsi
sajian sup buatanmu jadi semakin kaya gizi.
Rujak buah merupakan salah satu makanan tradisional asal Indonesia yang terdiri dari potongan berbagai jenis buah. Buah-buahan yang sering digunakan yaitu bengkoang, kedondong, mangga muda, melon, nanas, pepaya, timun, bahkan ubi mentah bersama saus yang terbuat dari gula jawa, asam, dan cabai. Berbagai jenis buah-buahan ini, mengandung serat, vitamin, mineral, dan fitonutrien, sehingga bisa memenuhi asupan makanan yang dianjurkan. Kandungan vitamin dan mineral pada rujak, berperan sebagai antioksidan alami. Zat ini bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel dalam tubuh dengan cara menunda atau menghambat oksidasi lipid atau biomolekul lain.
Rujak mengandung energi sebesar
228 kilokalori, protein 7,6 gram, karbohidrat 14,5 gram, lemak 15,5 gram,
kalsium 29 miligram, fosfor 29 miligram, dan zat besi 3,2 miligram. Selain itu di dalam Rujak juga terkandung
vitamin A sebanyak 163 IU, vitamin B1 0,1 miligram dan vitamin C 6 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan
penelitian terhadap 100 gram Rujak, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak
100 %.






Keren bwangg
BalasHapus