Video Editing
Prodi : S1 Gizi
NIM : 1022201016
Tugas Kompdas
Video editing adalah suatu proses penseleksian, penambahan
teks/judul, variasi, transisi, effect, lagu, sound effect, narasi, merubah
tampilan warna, menu khusus untuk bentuk kepingan baik itu format DVD maupun
Blue Ray dari video mentah (yang dimaksud dengan video mentah adalah video yang
dihasilkan langsung dari alat perekam video seperti handycam, video kamera,
handphone atau alat2 perekam video lainnya) menjadi video yang mempunyai
tampilan dan format video seperti yang kita inginkan.Tujuan dari proses video
editing adalah membuat suatu rekaman video mentah menjadi suatu tampilan video
yang menarik dan enak untuk dinikmati.
Grammar of The Edit
* Motivasi
Pada film, gambar-gambar seperti jalanan kota, gunung, laut,
awan, dan sebagainya sering kali ditampilkan sebelum gambar utama
(subjek/objek). Tujuan dimunculkan gambar-gambar tersebut adalah sebagai
penggiring dan penjelas dari gambar selanjutnya. Selain gambar, motivasi dapat
juga dimunculkan dalam bentuk audio, misalnya : suara telepon, air, ketukan
pintu, langkah kaki, dan sebagainya. Motivasi dapat juga berupa perpaduan
gambar dan audio.
* Informasi
Pengertian informasi pada editing sebenarnya mengacu pada
arti sebuah gambar. Gambar-gambar yang dipilih oleh seorang editor harus
memberikan suatu maksud atau menginformasikan sesuatu.
* Komposisi
Salah satu aspek penting bagi editor adalah pemahaman
tentang komposisi gambar yang bagus. Bagus di sini artinya memenuhi standar
yang sudah disepakati atau sesuai dengan Cameraworks.
* Continuity
Continuity adalah suatu keadaan di mana terdapat
kesinambungan antara gambar satu dengan gambar sebelumnya. Sedangkan fungsi
dari continuity adalah untuk menghindari adanya jumping (adegan yang terasa
meloncat), baik itu pada gambar atau audio.
* Tittling
Semua huruf yang diperlukan untuk menambah informasi gambar.
Misalnya : judul utama, nama pemeran, dan tim kreatif.
* Sound
Sound dalam editing dibagi menurut fungsinya, sebagai
berikut :
1. Original Sound
Semua audio/suara asli subjek/objek yang diambil bersama
dengan pengambilan gambar/visual.
2. Atmosfer
Semua suara latar/background yang ada di sekitar
subjek/objek.
3. Sound Effect
Semua suara yang dihasilkan/ditambahkan ketika saat editing,
bisa dari original sound maupun atmosfer.
4. Music Illustration
Semua jenis bunyi-bunyian/nada, baik itu secara akustik
maupun electric yang dihasilkan untuk memberi ilustrasi/kesan kepada emosi/mood
penonton.
Video Editing Dengan Komputer
Video atau gambar bergerak adalah rangkaian dari banyak
frame (bingkai) gambar yang diputar dengan cepat (ingat teknologi yang
digunakan dalam sebuah pertunjukan layar tancap pada masa yang lalu).
Masing-masing bingkai merupakan rekaman tahap-tahap (sekuen) suatu gerakan yang
kemudian ditangkap oleh otak kita sebagai ilusi gerakan. Jelas bukan, apa yang
dimaksud dengan video, sekarang mari kita lihat lebih dalam, apa yang kita
lakukan dalam video editing. Dahulu jika kita ingin mengedit dan memanipulasi video,
kita membutuhkan berbagai macam peralatan video editing yang harganya sangat
mahal. Di era sekarang, dengan adanya komputer, pekerjaan video editing dapat
dilakukan lebih mudah dan murah. Dengan komputer kita dapat menghemat biaya
produksi pembuatan film karena kita hanya membutuhkan seperangkat komputer
multimedia. Standar video yang digunakan dalam video editing ada 3 macam yaitu
: SECAM, PAL dan NTSC. Setiap standar menerapkan kecepatan putar film (frame
rate) tersendiri dan dianut oleh wilayah tertentu. Semakin besar frame rate
yang diterapkan, maka akan semakin halus pula hasil video yang dihasilkan.
Kalau kita hubungkan dengan memori penyimpana di dalam komuter, maka dengan
frame rate yang lebih besar, maka akan lebih besar pula memori yang diperlukan
untuk penyimpanannya. Standar PAL diadopsi di wilayah-wilayah sebagai berikut :
Indonesia, Cina, Australia dan Uni Eropa. Sedangkan Standar SECAM diterapkan di
wilayah-wilayah : Perancis, Timur Tengah, dan Afrika. Dan standar NTSC
diterapkan pada wilayah-wilayah sebagai berikut : Amerika, Jepang, Kanada,
Meksiko dan Korea. Untuk besarnya frame rate NTSC memiliki frame rate (fps :
frame per second) yang terbesar, yaitu mendekati 30 fps atau 30 fps, sedangkan
untuk PAL dan SECAM memiliki frame rate sebesar 25 fps. Format data untuk video
digitak ada beberapa macam, yaitu Digital 8, AVI, WMV, 3GP, MOV, MPEG1 (VCD),
MPEG2 (DVD) DV, MPEG4 dan lain sebagainya. Perbedaan antara berbagai macam tipe
data tersebut terdapat pada data rate, yaitu aliran data per detiknya, dan
resolusi atau ukuran rekaman gambarnya.

Komentar
Posting Komentar